Kamis, 12 Oktober 2017

JAKARTA (SUKU BETAWI)


Indonesia adalah negara yang memiliki banyak pulau yang di kelilingin oleh lautan dan setiap daerah memiliki kesenian dan kebudayaan yang berbeda-beda pula. Ibukota Indonesia adalah Jakarta. Rata-rata penduduk Jakarta adalah orang-orang yang besaral dari Jakarta atau suku betawi. Namun saat ini sudah banyak masyarakat luar Jakarta yang tinggal di kota Jakarta karena Jakata merupakan kota metropolitan dan kota perantauan bagi mereka yang ingin mencari pekerjaan bahnkan ingin mengubah nasip di perantauan.

Walaupun dikenal sebagai kota metropolitan, Jakarta memiliki banyak kesenian dan kebudayaan yang ada di dalamnya khususnya mereka yang asli berasal dari kota Jakarta atau suku betawi. Jakarta memang sebagai ibukota dari Negara Indonesia namun Jakarta tidak akan pernah lepas dari kesenian dan kebudayaan yang ada dan menyangkut di dalamnya. Saya akan mencoba untuk membuat artikel dan menjelaskan beberapa kesenian dan kebudayaan yang ada di Jakarta atau suku Betawi.

Kesenian dan Kebudayaan Jakarta (Betawi)

Jakarta memiliki kesenian dan kebudayaan yang beragam, dan berikut beberapa kesenian dan kebudayaan yang ada di Jakarta :

1.      Rumah Adat

Rumah adat asal Jakarta ini bernama rumah kebaya. Bentuk atap rumah yaitu perisai landai yang diteruskan dengan atap pelana yang lebih landai, terutama pada bagian teras. Bangunannya ada yang berbentuk rumah panggung dan ada pula yang menapak di atas tanah dengan lantai yang ditinggikan. Terdapat halaman rumah yang luas dan terdapat pagar paling luar dari rumah tersebut. Bentuknya sederhana dan terbuat dari kayu dengan ukiran khas betawi dengan bentuk rumah kotak ( dibangun diatas tanah berbetuk kotak). Rumah ini terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur, kamar mandi, dapur dan teras extra luas.

2.      Pakaian Adat



Pakaian adat Jakarta di bagi menjadi pakaian adat untuk wanita dan laiki-lali. Untuk laki-laki biasanya menggunakan baju koko, celana batik, kain pelekat atau pun sarung yang di taruh di leher serta peci yang digunakan, sedangkan wanita mengunakan baju kurung lengan pendek atau pun kebaya, dengan menggunakan kain sarung batik dan menggunakan kerudung. Untuk pakaina saat pernikahan pakaian laki-laki di buat Dandanan cara haji. Pakaian pengantin laki-laki ini meliputi jubah dan tutup kepala, sedang kan bagi perempuan dibuat dandanan ala nona Cina dengan blus berwarna cerah.Bawahannya menggunakan rok atau disebut Kun yang berwarna gelap dengan model duyung. Warna yang sering digunakan hitam atau merah hati. Sebagai pelengkap bagian kepala digunakan kembang goyang dengan motif burung hong dengan sanggul palsu, dilengkapi dengan cadar di bagian wajah.

3.      Seni Tari



Betawi atau Jakarta memiliki kesenian tari yang ada di daerah tersebut, diantaranya :
Tari Topeng. Tari ini sudah cukup lama di kenal sebagai tari tradisional asal betawi. Seni tari ini biasanya di gelar saat ada pernikahan, acara sunatan dan membayar nazar. Dalam Topeng Betawi, para penari memakai topeng dan bercerita lewat seni gerak. Kini tari Topeng Betawi sudah banyak dikreasikan, sehingga Tarian Betawi pun semakin beragam.

Tari Cokek Betawi. Tarian betawi yang satu ini dibawa oleh para cukong atau tuan tanah peranakan tionghoa yang kaya rayaTarian cokek ini diiringi oleh musik Gambang Kromong. Pakaian tari Cokek Betawi agak mirip dengan tarian-tarian di Cina. Ciri khasnya dari tari ini yaitu goyang pinggul yang geal-geol.

4.      Musik

Ada beberpaka musik khas Jakarta diantaranya :

Gambang Kromong. Kesenian musik ini merupakan perpaduan dari kesenian musik setempat dengan Cina. Hal ini dapat dilihat dari instrumen musik yang digunakan, seperti alat musik gesek dari Cina yang bernama Kongahyan, Tehyan dan Sukong. Sementara alat musik Betawi antara lain; gambang, kromong, kemor, kecrek, gendang kempul dan gong. Kesenian Gambang Kromong berkembang pada abad 18, khususnya di sekitaran daerah Tangerang.

Tanjidor. Tanjidor adalah sebuah kesenian Betawi yang berbentuk orkes. Kesenian ini sudah dimulai sejak abad ke-19. Alat-alat musik yang digunakan biasanya terdiri dari penggabungan alat-alat musik yang di tiup dengan, alat-alat musik gesek dan alat-alat musik perkusi. Biasanya kesenian ini digunakan untuk mengantar pengantin atau dalam acara pawai daerah.




5.      Bela diri


Betawi atau Jakarta memiliki jenis bela diri tersendiri yang bernama Pencak Silat. Bela diri ini dimainkan oleh 2 orang yang memainkan dengan menggunakan pakaian khas betawai yaitu menggunakan baju koko, ikat pinggang khas betawi serta menggunakan peci. Biasanya bela diri ini dgunakan sebagai perlengkapan pada acara pernikahan atau pentas lainnya.

6.      Makanan khas betawi

Negara Indonesia memang kaya sekali akan budaya. Bukan hanya soal adat istiadatnya saja, namun juga soal makanan yang dimiliki dari setiap daerah di Indonesia. Seperti halnya masyarakat Betawi, yang memiliki banyak sekali jenis makanan kebanggaan.

Beberapa makanan ini pasti sudah sering Anda lihat dan rasakan kenikmatannya. Nah, berikut ini adalah beberapa makanan khas Betawi yang pasti akan menggugah selera makan Anda.

a)      Kerak Telor


Kerak telor adalah satu diantara makanan khas masyarakat Betawi yangmemiliki bentuk menyerupai martabak, tetapi isinya yang beda. Kerak telor adalah gulungan telur yang dimasak di atas tungku dengan cetakan wajan berisi ketan serta ubi. Isinya inilah yang membedakan kerak telor dengan martabak telor.

Saat Anda berkunjung ke kota Jakarta janganlah segan untuk jajan kerak telor dengan harga yang cukup terjangkau. Bahkan juga di festival seperti Pekan Raya Jakarta kerak telor tentu dengan mudah ditemukan jika ingin mencicipi kelezatan dari makanan khas masyarakat Betawi ini.

b)      Gado – Gado


Gado – gado adalah makanan khas masyarakat Betawi. Bila di dunia kuliner barat dikenal salad, gado – gado adalah saladnya orang Betawi.
Gado – gado terdiri atas masakan bermacam sayuran yang umumnya dihidangkan bersama dengan lontong atau ketupat yang ditaburi dengan bawang goreng serta dilumuri dengan saus kacang dengan cita rasa yang mumpuni.

Kita dapat dengan mudah menemukan makanan gado – gado ini di kota Jakarta, karena gado – gado banyak disenangi oleh semua masyarakat tidak hanya orang-orang Betawi saja.
Kesegaran olahan bermacam sayuran tentu menambah vitamin serta gizi untuk yang mengkonsumsinya, sedangkan guyuran saus kacangnya pasti akan membuat sensasi sendiri di lidah orang yang mengkonsumsinya.

c)     Soto Betawi


Indonesia populer dengan bermacam masakan soto, masyarakat Betawi juga mempunyai olahan masakan soto sendiri yang dikenal sebagai Soto Betawi. Soto Betawi diolah dengan memakai santan dengan daging sapi, tomat, serta kentang.

Soto Betawi sangat lezat serta sangat sesuai bila dihidangkan dengan nasi putih yang hangat. Makanan ini sangat pas untuk dijadikan menu makan siang. Kuahnya yang kental dari Soto Betawi ini terasa sangatlah gurih di lidah.
Soto Betawi juga dapat menjadi salah satu makanan Betawi yang masih tetap awet serta tak hilang ditelan oleh perubahan arus modernisasi di kota Jakarta.

d)      Asinan Betawi


Bukan hanya daerah Bogor serta Bandung saja yang populer dengan olahan asinan, masyarakat Betawi juga mempunyai olahan makanan asinan yang mempunyai ciri khas sendiri. Olahan asinan ini diberi nama Asinan Betawi, karena memang di proses dengan cita rasa khas masyarakat Betawi.

Asinan Betawi ini berisi sayuran yang dihidangkan dengan kacang goreng, bumbu kacang, krupuk, cabai, serta cuka, inilah yang membedakan asinan Betawi dengan asinan yang lain terutama yang ada di Jawa Barat. Karena bentuk serta bahan dasarnya yang memanglah tidak sama, tetapi penamaan makanan dengan kata asinan memanglah menjadi titik persamaannya.

Selain ini masih ada banyak lagi budaya dan berbagai makanan khas dari Jakarta atau suku Betawi.




Minggu, 17 September 2017

Museum Fatahillah


Sebelumnya saya telah menceritakan salah satu transportasi yang saya gunakan untuk menembus kemacetan di Ibukota Jakarta menuju Museum Fatahillah. Transportasi tersebut biasa kita sebut dengan istilah “Busway” atau “Transjakarta”. Selanjutnya saya akan menceritakan sedikit mengenai sejarah Museum Fatahillah.

Museum Fatahillah memiliki nama resmi Museum Sejarah Jakarta. Museum Sejarah Jakarta sendiri adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No.1, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi. Museum ini banyak sekali dikunjungi oleh berbagai wisatawan mancanegara. Bukan hanya wisatawan mancanegara saja, tapi disana juga banyak sekali wisatawan Indonesia yang datang berkunjung untuk berlibur bersama dengan sanak saudaranya. Oleh karena itu, Museum Fatahillah ini sudah tak asing lagi bila terdengar ditelinga setiap orang.

Museum Fatahillah memiliki bangunan yang amat-amat bersejarah, yaitu pada awal mulanya, balai kota pertama di Batavia dibangun pada tahun 1620 ditepi timur Kali Besar. Bangunan ini hanya bertahan selama enam tahun sebelum akhirnya dibongkar demi menghadapi serangan dari pasukan Sultan Agung pada tahun 1626. Sebagai penggantinya, dibangunlah kembali balai kota tersebut atas perintah Gubernur-Jenderal Joan Van Hoorn ditahun 1627.

Balai kota Batavia juga mempunyai ruang tahanan yang pada masa VOC dijadikan penjara utama di kota Batavia. Sebuah bangunan bertingkat satu pernah berdiri di belakang balai kota sebagai penjara. Penjara tersebut dikhususkan kepada para tahanan yang mampu membiayai kamar tahanan mereka sendiri. Namun berbeda dengan penjara yang berada di bawah gedung utama. Penjara ini hampir tidak ada ventilasi dan minimnya cahaya penerangan hingga akhirnya banyak tahanan meninggal karena menderita kolera, tifus dan kekurangan oksigen. Penjara dibalai kota pun ditutup pada tahun 1846 dan dipindahkan ke sebelah timur Molenviley Oost. Beberapa tahanan yang menempati penjara balai kota adalah bekas Gubernur Jenderal di Sri Lanka Vuyst, Untung Suropati dan Pangeran Diponegoro.

Seperti umumnya di Eropa, balai kota dilengkapi dengan lapangan yang dinamakan Stadhuisplein. Menurut sebuah lukisan yang dibuat oleh Johannes Rach, di tengah lapangan tersebut terdapat sebuah air mancur yang merupakan satu-satunya  sumber air bagi masyarakat setempat. Air itu berasal dari Pancoran Glodok yang dihubungkan dengan pipa menuju Stadhuiplein. Tetapi air mancur tersebut hilang pada abad ke-19. Pada tahun 1972, diadakan penggalian terhadap lapangan tersebut dan ditemukan pondasi air mancur lengkap dengan pipa-pipanya. Maka dengan bukti sejarah itu dapat dibangun kembali sesuai gambar Johannes Rach, lalu terciptalah air mancur ditengah Taman Fatahillah. Pada tahun 1973 Pemda DKI Jakarta memfungsikan kembali taman tersebut dengan memberi nama baru yaitu “Taman Fatahillah” untuk mengenang panglima Fatahillah pendiri kota Jayakarta. Bangunan Museum fatahillah ini menyerupai Istana Dam di Asterdam, yang terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai penjara. Pada tanggal 30 Maret 1974, bangunan ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.

Pada sejarah museum fatahillah berdasarkan pembentukannya hingga bisa kita kunjungi sampai sekarang ini, menyimpan sisa penjajahan didalamnya. Museum Fatahillah terbentuk menjadi dua lantai dengan ruang bawah tanah yang berisikan banyak peninggalan bersejarah, yaitu:
  1. Lantai bawah
    Berisikan peninggalan VOC seperti patung, keramik-keramik barang kerajinan seperti prasasti, gerabah, dan penemuan batuan yang ditemukan para arkeolog. Selain itu terdapat pula peninggalan kerajinan asli Betawi (Batavia) seperti dapur khas Batavia tempo dulu.
  2. Lantai Dua
    Terdapat perabotan peninggalan para bangsa Belanda mulai dari tempat tidur dan lukisan-lukisan lengkap dengan jendela besar yang menghadap alun-alun. Konon, jendela besar inilah yang digunakan untuk melihat hukuman mati para tahanan yang dilakukan ditengah alun-alun.
  3. Ruang Bawah Tanah yang tidak kalah penting pada bangunan ini adalah, penjara bawah tanah para tahanan yang melawan pemerintah Belanda. Terdiri dari 5 ruangan sempit dan pengap dengan bandul besi sebagai belenggu kaki para tahanan.

Transportasi Umum


Pada hari jumat kemarin, saya bersama teman saya, yaitu Vania Vidi Joice datang mengunjungi Museum Fatahillah yang berada di kota Jakarta. Kami kesana menggunakan transportasi umum yang sudah tak asing lagi di Kota Jakarta. Angkutan tersebut sangatlah nyaman, murah dan sangat-sangat terawat sekali. Pasti kalian semua sudah mengenal Transjakarta bukan?, Transjakarta atau sering kita panggil dengan sebutan “Busway” merupakan sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan yang beroperasi sejak 2004 di Jakarta. Sistem ini didesain berdasarkan sistem Trans Milenio yang sukses di Bogota, Kolombia. Transjakarta dirancang sebagai moda transportasi massal pendukung aktivitas Ibukota yang sangat padat. Transjakarta merupakan sistem BRT dengan jalur lintasan terpanjang di dunia (208 km), serta memiliki 242 stasiun BRT (sebelumnya disebut halte) yang tersebar dalam 13 koridor (jalur), yang awalnya beroperasi dari 05.00 – 22.00 WIB, dan kini beroperasi selama 24 jam di sebagian koridornya.

Transjakarta dioperasikan oleh PT Transportasi Jakarta. Jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam operasional Transjakarta (Pramudi, petugas bus, petugas stasiun BRT, dan petugas kebersihan) sekitar 6.000 orang. Jumlah rata-rata harian pengguna Transjakarta diprediksikan sekitar 350.000 orang. Sedangkan pada tahun 2012, jumlah pengguna Transjakarta mencapai 109.983.609 orang.

Pada tahun 2011, sistem ini mencapai kinerja puncak tahunan dengan bus membawa 113,7 juta penumpang dan kemudian pada tahun-tahun berikutnya jumlahnya menurun dan pada tahun 2014, bus membawa 111,6 juta penumpang, sementara pada tahun 2015 melayani 102,95 juta penumpang. Pada 2016, rekor baru 123,73 juta penumpang tercapai. Biaya ongkosnya tetap Rp3.500 per penumpang sejak awal beroperasi.

Ini adalah salah satu contoh kartu Busway yang saya pakai untuk mengunjungi Museum Fatahillah:

Ini adalah foto Busway yang saya naiki untuk menuju Museum Fatahillah:



Transjakarta memiliki sistem BRT terpanjang didunia (203,9 km) panjangnya pada tahun 2017, dengan 13 koridor utama dan 10 rute lintas koridor. Tiga koridor lagi dijadwalkan dimulai pada tahun 2014 atau 2015 dan sebagian akan meningkat. Selain itu ada 18 rute pengumpan yang terus melewati akhir busway eksklusif ke kota-kota disekitar Jakarta dan menggunakan bus khusus yang memungkinkan untuk naik ditingkat dasar atau platform stasiun Transjakarta. Transjakarta memiliki total 80 rute (koridor, lintas Route & feeder route) pada akhir 2016. Peningkatan yang signifikan dari 41 rute ditahun 2015. Sementara transjakarta mengontrak 1.056 bus pada tahun 2016 dan juga meningkat secara signifikan dari 605 bus pada tahun 2015. Transjakarta memiliki lebih dari 1,500 bus dalam tiga bulan pertama 2017 dan menargetkan memiliki 3.000 bus pada akhir tahun.


Itu adalah sedikit cerita dari saya mengenai salah satu transportasi umum yang berada di kota Jakarta yang pernah saya gunakan untuk menembus kemacetan ibukota Jakarta dari kampus saya menuju ke Museum Fatahillah. Dalam postingan selanjutnya, saya akan melanjutkan cerita mengenai perjalanan saya di Museum Fatahillah bersama salah satu teman saya.

Jumat, 30 Juni 2017

RINDU


Rindu...
Kau datang menghampiriku,
Kau datang untuk menyelimutiku,
Kau cekik erat leherku,
Kau hadir untuk merenggut napasku.

Kini aku sendiri, RINDU...
Sendiri meratapi nasibku yang  ditinggal pergi olehnya,
Pergi... pergi.... pergi entah kemana.
Kini..., hanya bekas luka yang ada,
Yang digores begitu dalam olehnya.

Rindu...
Apa kau akan selalu menemaniku?
Apa kau akan selalu mencekik leherku?
Apa kau akan selalu merenggut napasku?
Ya.., AKU akan seperti itu. (Jawabmu kencang ditelingaku)

Rindu...
Kau selalu bertingkah layaknya seorang penjahat,
Kau selalu hadir tanpa aku memintamu,
Aku sudah lelah...
Aku sudah bosan...
Bahkan aku sudah muak denganmu, RINDU....

Sampai kapan dirimu akan selalu hadir dihidupku?
Aku sudah tak ingin bertemu denganmu lagi, RINDU.......


Selasa, 22 Desember 2015

Tembok Berbicara

Siang ini ada rapat di aula sekolah. Ratih tergesah-gesah karena terlambat. Dia terlambat karena dia mengikuti remedial dulu. Novan adalah ketua osis disekolah Ratih. Ratih berlari-lari dari lantai 4 hingga lantai 1. Dia takut telat, jika dia telat Novan akan marah besar dengannya. Tak lupa pasti guru-guru juga akan memarahinya, karna ini adalah rapat yang sangat penting. Sifat Novan yang tengil, sok ngatur, egois, dan sok ganteng itu membuat Ratih tidak suka dengannya. sejak SD dia selalu saja seperti itu. Dia tidak memikirkan hati orang lain. Dia selalu melakukan sesuatu sesuka hatinya saja, tanpa peduli dengan orang lain.

Lusa akan ada lomba menyanyi tingkat kecamatan. Kebetulan Ratih dan Novan adalah siswa pilihan dari sekolah mereka. Untuk kali ini, Novan mengajak ngobrol Ratih. Dia selalu menanyakan hal yang tak penting dengan Ratih. Ratih hanya menjawab tanpa menanya balik kepada Novan. Sangat terlihat jelas, Ratih sangat risih dengan Novan. Tak biasa Novan seperti itu kepada Ratih. Namun, hari ini dia berbeda.

Ketika latihan vocal, Cindy dan Tata sangatlah pandai dalam bernyanyi. Namun mereka memiliki 1 jenis suara yang sama, Bu Anah tidak menyukainya. Kini giliran Ratih dengan Novan. Mereka menyanyikan lagu-lagu jadul. Tak disangka Bu Anah malah menyukai perfom mereka.  Akhirnya Bu Anah memberikan keputusan, bahwa Ratih dan Novanlah yang akan mewakili sekolah mereka.

Hari ini hari senin. Hari dimana lomba akan diselenggarakan. Terlihat sekali banyak peserta dari sekolah lain yang akan memperlihatkan bakat mereka. Pucat sudah wajah Ratih. Lagi-lagi Novan care dengan Ratih. Novan membawakan segelas jus mangga untuk Ratih. Novan sangat khawatir dengan Ratih, karena wajah Ratih sangatlah pucat.
"Rat, minta nomor kamu dong. Disuruh Bu Anah kita tukeran nomor Hp, agar kita lebih mudah jika ingin latihan".


"Baiklah Van." Ratih memberikan nomor hp nya kepada Novan.


Sekarang giliran mereka yang akan bernyanyi untuk menghibur para juri. Novan dengan mengenakan celana jeans dan jas hitam sangatlah tampan. Bagaimana tidak, kulit Novan memang putih. Tak kalah juga dengan Ratih, dia mengenakan dress pendek berwarna putih dan sedikit make-up yang menghiasi wajahnya sangatlah cantik. Banyak sekali teman-temannya yang sengaja datang hanya untuk memberikan semangat untuknya. Mereka semua bersorak-sorak dengan riang gembira telah memberikan Ratih dan Novan semangat.
Setelah acara selesai, Novan pamit ingin kekantin untuk makan. Dia mengajak Ratih,namun Ratih tidak mau karna Ratih masih kenyang. Akhirnya Novan dan yang lainnya pergi ke kantin untuk makan siang. Hanya tinggal Ratih sendiri yang berada di tempat acara itu berlangsung.

"Kring...kring...kring....", Ada nomor tidak dikenal menelpon Ratih. Dia tidak mengangkatnya, karena dia pikir ada orang nyasar menelponnya. Beberapa menit kemudian nomor itu menelpon lagi. Ratih malah kebingungan melihatnya, lalu dia langsung mengangkat telepon itu dengan nada pelan.

"Assalamualaikum Ratih... kamu dimana?", Terdengar suara tidak asing dari telepon itu.

"Wa'alaikumsalam.. ini siapa?", Ratih masih belum mengenali suara itu.

"Aku Novan. Kamu belum menjawab pertanyaanku tadi. Kamu lagi dimana?".

"Oh.. kamu Van. Aku masih di Kecamatan. Emangnya kenapa?", jawab Ratih dengan heran.

"Tadi kamu aku cariin ketempat lomba, terus kamu gak ada disana. Aku pikir kamu udah pulang, mangkanya aku pulang duluan". Novan menjelaskan semuanya.

"Oh iya... aku tadi ke kantin nyariin kamu. Katanya kita mau pulang bareng? Aku kan gatau jalan Van".

"Tapi aku udah dirumah, baru aja sampe. Kamu beneran gatau jalan?".


"Iya Van, aku beneran gatau jalan".



"Yaudah tunggu sebentar, aku akan balik lagi kesana buat jemput kamu. Kamu tunggu aku aja di dekat pintu gerbang. Jangan kemana-mana sampe aku dateng ya".


Telponpun tiba-tiba terputus. Padahal Ratih ingin berkata, "Novan jangan menjemputku. Cuaca sudah mendung, pasti kamu akan kena hujan jika kemari lagi", Tapi dia sudah menutup telponnya. Mau tidak mau Ratih harus menunggu di depan gerbang untuk menunggu Novan datang menjemputnya.

Setengah jam Ratih menunggu, tapi Novan belum juga sampai. Langit semakin mendung, awan-awan hitam telah menyelimuti bumi. Kilat-kilat datang bergantian seperti orang sedang selfie. Tapi Novan belum sampai juga.
Tak lama setelah itu, terdengar suara motor datang menghampirinya. Ternyata itu Novan. Dia menggunakan motor agar lebih cepat sampai di kecamatan. Ratihpun segera pulang dengannya.

Air hujan turun dengan derasnya membasahi mereka berdua. Tepat di dekat salah satu rumah makan, mereka meneduh dahulu. Hujan semakin deras tanpa berhenti. Mengingat ini sudah memasuki bulan januari, memang tak heran. Karena ini sudah menjadi sebuah tradisi di Ibukota Jakarta ini. Setelah hujan mulai redah, mereka melanjutkan lagi perjalanannya menuju ke rumah.

Semakin lama mereka malah dekat. Novan sering bercerita mengenai keluarganya. Novan adalah anak tunggal dikeluarganya. Kedua orangtua Novan telah berpisah sejak ia kecil. Semua ini dikarenakan faktor ekonomi. Ayah Novan sempat menjadi pengangguran ketika kedua orangtua Novan masih bersama. Tetapi setelah mereka berpisah, Ayah Novan sekarang menjadi sukses. Novan dari kecil tinggal bersama ayah, nenek dan kakek nya. Ratih baru mengerti mengapa Novan memiliki sifat buruk seperti itu. Itu semua karena faktor pisahnya kedua orangtuanya. Tapi, semakin lama Ratih dekat dengannya, kini semakin Ratih mengenali dia dengan baik. Ternyata Novan tidak seburuk yang ia pikirkan. Itu semua hanyalah cover nya saja, namun isinya sangat-sangat berbeda.

Sepulang sekolah, Novan mengajak Ratih pulang bersamanya. Arah rumah Ratih dan Novan berbeda dari sekolah. Tetapi Novan rela mengantar Ratih pulang dan dia balik lagi ke arah sekolah untuk pulang kerumahnya. Setiap hari mereka bersama. Bayak sekali orang yang tak suka dengan kedekatan mereka. Bagaimana tidak?, Novan adalah ketua osis dan dia sangat tampan. wanita mana yang tak suka dengannya. Didalam sekolah semua wanita menyukainya, dan masih banyak juga wanita-wanita lain diluar sana yang menyukainya. Sungguh beruntung sekali Novan, semua orang mencintainya.

Tepat tanggal 20 Januari, Novan mengungkapkan isi hatinya kepada Ratih. Dengan membawa setangkai mawar merah dan coklat ditangannya dia memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya didepan orang banyak. Yah... dia menyatakan isi hatinya dilapangan sekolah. Banyak sekali orang yang tertawa melihatnya dan banyak sekali orang yang kesal sampai menangis melihatnya. Ratih tak bisa berkata apa-apa. Dia sangat terkejut melihat Novan, karena baru pertama kalinya ia mendengar seorang laki-laki mengungkapkan isi hatinya didepan orang banyak. Rasa malu dan senang campur menjadi satu. Ratih menerima cinta Novan, semua orang bertepuk tangan untuk mereka semua.

Sejak aksi Novan dilapangan itu, Ratih suka senyum-senyum sendiri. Sampai-sampai teman-temannya meledekinya. Dia hanya tersenyum. Teman-temannya memancing-mancing Ratih untuk berbicara mengenai hubungan Ratih dan Novan. Ratih asik bercerita dengan mereka semua. Semuanya tertawa, semuanya bahagia dan semuanya tersenyum untuk Ratih dan Novan.
Asiknya terbawa cerita, Ratih lupa jika dia telah banyak bercerita tentang Novan kepada teman-temannya. Sekumpulan anak osis (tepatnya osis cewe) datang menghampiri Ratih. Mereka memberikan selamat dengan mimik wajah yang berbeda. Ada yang tersenyum senang, ada yang tersenyum sinis dan ada juga yang meludah saat mengucapkan selamat kepada Ratih. Ratih menghiraukan itu semua, dia hanya tersenyum sambil berjalan menuju kelas.

Beberapa hari Ratih menjalani hubungan sepasang kekasih dengan Novan, banyak sekali rintangan yang mereka lalui, terutama Ratih. Teman-teman Novan sangat tidak suka dengan Ratih. Entah mengapa, yang jelas mereka semua selalu menyindir dan mengejek Ratih. Ratih bersabar dan terus bersabar menghadapinya.

Setiap hari hujan lebat di Jakarta. Lebatnya hujan telah mengakibatkan banjir di DKI Jakarta. Semua siswa-siswi dipulangkan karena air semakin naik menutupi jalanan. Lagi-lagi Ratih dan Novan pulang bersama. Mereka dengan asyik nya hujan-hujanan dengan mengenakan baju sekolah. Ratih yang memegang payung dan Novan yang memakai jas hujan kini melintasi jalanan yang digenangi oleh air. Suasana dinging berlalu begitu saja ketika mereka bercanda-tawa bersama. Mereka sangat senang, dan mereka akan merasakan rindu ketika sekolah diliburkan karena banjir.

Banjir besar kini melanda Ibukota. Ratih bersama Novi (salah satu teman didekat rumahnya) pergi berkeliling mengitari daerah sekolah. Tak disengaja mereka bertemu dengan Novan. Novan hanya memakai celana pendek dan dan kaos berlogo bola menghampiri Ratih. Mereka berbincang-bincang sangat lama. Hingga Ratih lupa akan pulang. Dihabiskannya waktu seharian bersama Novan, setelah jam 5 sore Ratih pulang kerumah dengan hati yang berbunga-bunga.

Banjir telah berlalu, selama 1 minggu lebih sekolah dan kantor diliburkan, kini sudah waktunya semua orang beraktivitas lagi seperti biasa. Setelah mandi pagi, Ratih mendapatkan SMS dari salah satu anggota osis. Isinya SMS itu sangat menyakitkan hati Ratih. Orang itu mengancam Ratih dan berkata "jika anak osis tidak boleh berpacaran dengan orang lain, dia hanya boleh pacaran dengan sesama osis. Semua orang akan mencoba menghancurkan hubunganmu dan Novan, termasuk anak osis". Betapa horornya isi sms itu? Ratih terus memikirkannya.

sudah berbagaicara mereka mencoba menghancurkan hubungan Ratih dan Novan, namun tidak bisa. Tapi kali ini, mereka meng-upload salah satu foto Novan dengan seorang perempuan disalah satu jejaring sosial. Banyak sekali orang yang berkomentar "Mereka berdua cocok ya? Kenapa gak pacaran aja?"  Dan ada juga yang menyindir Ratih dengan berbicara "Jangan gitu dong, diakan udah punya pacar. Awas pacarnya marah, Hahahahah!". Semua orang selalu membahas itu semua dan semua orang selalu menatap Ratih dengan tampang sinis. "Apa salahku? Mereka memperlakukanku seperti ini. Dia tidak membelaku sedikitpun, dia menghilang meninggalkanku sendiri disini bersama luka ini", Ratih selalu berkata seperti itu ketika melihat semua orang memperlakukannya seperti itu. Dia selalu berdoa agar dia cepat lulus dari sekolah itu dan tidak akan bertemu dengan orang-orang jahat seperti itu lagi.

Tepat dipersimpangan kelas, Novan lari dengan membawa hasil karyanya untuk diberikan kepada Ratih. Dia memanggil-manggil Ratih, namun Ratih sedikitpun tak menoleh. Novan berlari mengejar Ratih, sesampainya didepan Ratih Novan berkata, "Bagus gak?, ini buat kamu Rat. Aku membuatnya sendiri. Kamu sukakan?", dengan bahagianya dia menunjukkan hasil karyanya itu kepada Ratih. Namun Ratih malah membuang muka melihatnya. Novan bingung dengannya, dengan sikap Ratih kepadanya. Ratih tidak pernah seperti ini sebelumnya, pasti telah terjadi sesuatu dengannya.
"Kamu kenapa Rat? Kamu marah sama aku?"
Ratih masih diam saja. Dia malah membalikkan badannya kearah belakang. Novan memegang tangan Ratih sambil berkata, "kamu kenapa? Kamu marah sama aku? Cerita Rat, aku salah apa?". Ratih malah pergi meninggalkan Novan sendiri.

Berkali-kali Novan menghubungi Ratih, namun Ratih tidak menjawabnya. Ratih malah menghilang dari kehidupan Novan. Ratih memang mengetahui akun facebooknya Novan. Siang itu dia tidak sengaja telah membuka akun facebook nya Novan. Didalamnya terdapat pesan dari salah satu wanita dari sekolah lain yang telah lama suka dengannya. Novan merespond pesan dari wanita itu. Ratih melihat dengan jelas percakapan mereka itu sangat mesra. Sudah hancur, makin hancur hati Ratih melihat ini semua. Sungguh mereka semua jahat.

Lagi-lagi Novan menghubungi Ratih namun Ratih tak mengangkatnya. Kali ini Novan menelpon, Ratih mengangkatnya. Novan mengajak Ratih untuk bertemu, dia ingin bertanya mengapa Ratih berubah kepadanya. Namun Ratih malah menolak itu semua. Ratih tiba-tiba marah-marah dengannya. Semua amarahnya yang ia tahan selama ini telah ia lontarkan kepada Novan pada hari itu. Akhirnya kata PUTUS pun dilontarkan Ratih kepada Novan. Teleponpun segera dimatikan oleh Ratih. Novan masih saja menelpon Ratih dan Ratih memilih ganti kartu untuk menghindari Novan.

4 bulan berakhir dengan histeris. Kisah cintanya sangatlah rumit. Ratih sangatlah sabar menghadapi teman-temannya itu. Dia juga mengetahui, selama ini jika ia bercerita tentang Novan, disalah satu dari teman-teman dekatnya itu adalah mata-mata dari anak osis. Dia itu musuh dalam selimut. Dia itu sangatlah pintar bersandiwara. Dia juga yang sudah mengadu domba antara Ratih dan anak-anak osis itu. Dia tembok berbicara. Kelihatannya dia diam, tapi aslinya dia akan berbicara kepada semua orang tentang Ratih dan Novan. Betapa jahatnya dia kepada Ratih, perbuatannya sangat memalukan.

Semenjak mereka putus, mereka hilang kontak. Ratih sengaja membuang kartu teleponnya dan menggantinya dengan yang baru. Hampir 2 minggu mereka putus, Ratih melihat Novan dan wanita yang di pesan facebook itu bermesraan berdua diatas motor. "Yah.. dia baik-baik saja. Dia memang baik-baik saja tanpa aku", Ratih sangat kecewa dengan Novan. Sampai sekarang dia masih memendam sakit itu. Betapa sakitnya 1 sekolah membencinya karena Novan. Tapi Novan tidak pernah mengetahui itu. Yang dia tahu, Ratih meninggalkannya dan menghilang darinya. Padahal teman-temannya yang menyingkirkan Ratih dari Novan. Sampai kapan kejahatan itu terungkap? Semua orang sampai saat ini masih menganggap Ratih yang bersalah. Iya bersalah, dia bersalah. Sampai kapan dia akan benar dan dibela? Sampai kapan kebenaran akan terungkap dan berpihak dengannya? Patah hatinya kini membuat dia semangat dalam menjalani kehidupan dan menghadapi kejamnya dunia ini.
Ingatlah... didunia ini masih banyak orang baik. Mereka semua hanyalah sampah yang tak berguna. Berbuat baiklah kepada semua orang dan jangan menyimpan dendam dengan siapapun, karena semua itu hanya akan memperpanjang masalah saja tanpa menguranginya..

Senin, 21 Desember 2015

Apa Itu CINTA?

Banyak orang yang berkata, Cinta adalah kasih sayang. Tapi didunia ini banyak orang yang sayang tapi belum tentu dia Cinta. Sedikit contoh adalah dalam sebuah persahabatan. Bukankah didalam sebuah persahabatan itu dibutuhkan kasih sayang satu sama lain agar persahabatan itu semakin erat? walaupun begitu, mereka belum tentu Cinta bukan??

Disisi lain banyak juga orang berkata Cinta itu adalah sebuah pernikahan. Yakin pernikahan??.. bukankah didunia ini banyak orang yang melakukan pernikahan bukan karna dasar mereka Cinta?? Tetapi karna ambisi kedua orang tua mereka yang gila harta atau karna perjodohan yang dilakukan untuk mempererat hubungan kedua keluarga?? Yang jelas Cinta bukanlah pernikahan.

Kali ini saya berhasil mewawancarai seorang lelaki dan perempuan. Mengapa saya bertanya *APA ITU CINTA* dengan mereka??, karena saya ingin tahu bagaimana tanggapan mereka tentang semua ini. Mereka sudah mewakili perasaan seorang perempuan dan laki-laki. Yuk mari kita simak selengkapnya bersama mereka.....


#Sebut saja perempuan itu Mawar dan laki-laki itu Boy.

"Apa yang kalian ketahui tentang Cinta?", saya bertanya kepada mereka.

"Cinta itu 5 huruf yang terangkai menjadi 1 kata yang banyak memiliki arti", Mawar menjawabnya dengan lantang.

"Tapi, menurut saya Cinta itu anugrah yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita. Banyak sekali orang didunia ini yang kurang beruntung. Dan bagi mereka yang sudah beruntung mendapatkan Cinta, mereka lupa akan menjaganya", Boy menjelaskannya dengan penuh keyakinan. *Mungkin dia pernah mengalami jatuh cinta*.

"Apakah kalian percaya kepada Cinta Pada Pandangan Pertama?", saya lontarkan pertanyaan lagi kepada mereka.

"TIDAK, Tidak sama sekali!!". Lagi-lagi Boy menjawab pertanyaan ini dengan nada yang aneh.

"Mengapa?, apa yang mengakibatkanmu tidak mempercayai Cinta Pada Pandangan Pertama?". Tak kalah, saya pun ikut terbawa penasaran akan jawaban Boy tadi.

"Saya tidak percaya dengan Cinta Pada Pandangan pertama, karena itu adalah salah satu Cinta yang hanya sesaat. Namanya juga Cinta Pada Pandangan Pertama, pasti pada pandangan kedua mereka sudah tidak cinta". *Sial Boy menjawabnya dengan candaan*.


Mendengar jawaban Boy tadi, saya malah makin merasa bingung dan tidak mengerti dengan Boy. Rasa ingin tertawa mendengar jawaban Boy yang aneh itu, tapi dia ada benarnya juga.
Karna semua jawaban yang ia berikan mungkin pengalaman dia selama ini. Kita tidak bisa menyalahkan dia. Karna semua orang pasti akan menafsirkan CINTA itu dengan berbeda-beda. Ada yang manis, ada yang pahit, ada yang berwarna, ada yang abstrak dan ada juga yang tidak berwarna. Semua itu tergantung dengan kita, bagaimana cara kita menyikapi dan menghadapi CINTA itu.

Kini giliran saya yang menjelaskan apa itu CINTA.
Berdasarkan pengalaman, Cinta itu memang benar sebuah anugrah yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Dan benar juga, bahwa CINTA itu adalah kasih sayang. Dengan Cinta banyak orang yang hidupnya semakin berwarna. Hidup semakin berwarna itu menunjukkan bahwa mereka bahagia dengan CINTA. Tetapi ada juga dengan cinta, hidup seseorang menjadi abstrak bahkan tak berwarna. Semua ini terjadi akibat sakitnya hati karna cinta.
Jangan pernah men-CAP bahwa cinta itu perusak hidup atau sebuah bakteri yang bisa menghancurkan hidup kita. Hanya orang bodoh yang menganggap Cinta seperti itu. Semua itu kembali kepada masing-masing pribadi orang yang menjalankan cinta. Bagaimana tanggapan mereka mengenai cinta dan apa yang harus mereka lakukan agar cinta itu masih ada dan masih bertahan sampai kapanpun...

Itu adalah sedikit wawancara mengenai Cinta dan pandangan cinta menurut saya sendiri. Jika kalian memiliki pendapat yang berbeda, silahkan berikan komentar kalian pada postingan ini.
Terimakasih...

Minggu, 20 Desember 2015

Semangkuk Mie Ayam dan Kenangan Didalamnya

Panasnya matahari mengundang haus dan lapar, aku segera beranjak menuju pangkalan mie ayam milik Pak Kiwil. Disana ramai sekali, banyak orang yang mengantri untuk memesan mie ayam. Memang dari sekian penjual mie ayam, hanya mie ayam Pak Kiwillah yang paling enak. Entah mengapa,rasanya ingin sekali memakan mie ayam itu terus-menerus.
Kebetulan Pak Kiwil memiliki anak laki-laki yang sangat tampan. Banyak sekali wanita yang mengejar-ngejarnya. Bahkan banyak sekali anak-anak SMA didekat daerah situ rela membeli mie ayam hanya karna ingin melihat  dan bertemu dengan Bagas, anak Pak Kiwil. Namun Bagas sangatlah dingin kepada perempuan. Dinginnya sikap Bagas kepada perempuan melebihi dinginnya es batu didalam kulkas. Hahahahaha

Bagas mulai menghampiriku dengan membawa serbet dilehernya. "Kelihatannya ia sangat kelelahan", pikirku dalam hati.

"Maaf mau pesan apa?", tiba-tiba Bagas membangunkanku dari lamunan ini.

Sangat terkejut diri ini melihat Bagas dari dekat. Pantas saja teman-temanku sering membicarakannya, ternyata dia sangatlah tampan. Iya dia tampan, sangat tampan. Jangankan gadis remaja sepertiku ini, mungkin ibu-ibu dan nenek-nenekpun sangat menyukai ketampanannya, pikiran ini selalu dipenuhi oleh Bagas.


"Iya, saya pesan  mie ayam 1, pedas, pakai saos, jangan pakai bawang goreng, dan jangan pakai toge ataupun sayuran yang lainnya ya."



"Baiklah, tunggu sebentar ya.."


Bagas meninggalkan meja makanku dengan senyuman yang manis. "Subhanallah.. kau telah menciptakan makhluk sangatlah sempurna", hati ini terus mengagumi ketampanan Bagas.
Setengah jam aku menunggu, tetapi semangkuk mie ayam itu belum juga datang. Suara cacing-cacing diperut sangatlah berisik. Mungkin, jika suara mereka bisa terdengar oleh manusia, betapa malunya aku ini. Perutku sangat kelaparan. Kulihat Bagas dari jauh sedang berjalan dengan membawa semangkuk mie ayam menuju kearahku. Deg-deg serr rasanya hati ini. Jantung ini rasanya ingin berlari kencang dan berkata "GANTENG PARAH". Hahahaha..
Ada-ada saja aku ini. Seperti orang gila saja.

Hari telah berlalu. Seperti biasa malam ini aku disibukkan dengan tugas sekolahku. Banyak sekali peralatan yang belum aku beli dari toko buku. Sungguh.. aku lupa dengam semua itu. Aku baru saja mengingatnya, ketika salah satu temanku menanyakan peralatan apa saja yang akan dibeli untuk besok. "Astaga... ceroboh sekali aku ini. Bisa-bisa aku dimarahi oleh guru itu jika aku tidak membawanya besok".

Ku gas kencang sepeda motoku melewati pangkalan mie ayam Pak Kiwil. Terlihat jelas disana Bagas sedang membawa-bawa mangkuk kotor. Sesampainya ditoko buku, aku segera membeli semua kebutuhan yang akan dibawa besok dan kembali pulang setelah urusan semua itu selesai.

Hampir 1 minggu aku kenal dengan Bagas. Dia anak yang baik, dia juga anak yang pintar. Betapa sempurnanya dia? Sudah tampan, baik, soleh, pintar lagi. Sepertinya aku menyukai Bagas sama seperti gadis-gadis SMA itu. Betapa banyaknya sainganku untuk mendapatkannya? Sungguh dia itu sudah mengalir dinapasku.

Seperti biasa, sepulang sekolah aku mampir ke pangkalan mie ayam milik Ayahnya Bagas. Disana aku berbincang-bincang dengannya. "kami sangat cocok. Aku nyaman dengannya", lagi-lagi hatiku berbicara. Cuaca mendung membawakan suasana romantis untuk kami berdua. Tak lama hujan lebat turun membasahi pangkalan mie ayam itu. Cipratan-cipratan air hujan mengenai tangan dan kakiku. Tangan Bagas mengusap basahnya cipratan itu ditanganku. Betapa gemetarannya tubuh ini. Seakan semua benda didekat meja makan dan sekelilingnya menjadi saksi untuk kami berdua. "Sungguh, aku telah jatuh hati denganmu Gas..", Mulutku ini memanglah nakal, aku telah mengucapkan itu semua dengannya. Suasana romantis berubah menjadi hancur. Bagas pergi meninggalkanku sendirian dimeja makan itu. "Pasti dia marah denganku, akibat ucapanku tadi", pikirku sangat kesal.

Beberapa hari aku tidak melihat Bagas lagi dipangkalan mie ayam milik Ayahnya itu. Setiap aku kesana, banyak sekali orang yang menanyakan keberadaan Bagas. Namun ayah Bagas hanya menjawab, "Bagas sudah pulang kampung. Dia sudah tinggal bersama ibunya disana". Betapa sakitnya hati ini mendengarnya. "Andai saja aku tidak berbicara seperti itu, mungkin Bagas tidak akan pulang kekampungnya. Bodoh sekali aku ini." Banyak sekali penyesalan-penyesalan yang aku rasakan ini. Sungguh aku tidaklah mengerti dengan semuanya.

Liburan sekolah datang. Dengan sengaja aku pergi ke pangkalan mie ayam Pak Kiwil untuk membeli mie ayam. Ternyata disana terdapat Bagas bersama Wanita cantik memakai gaun putih. Tak sengaja aku mendengar bahwa Bagas berkata dengan ayahnya, jika dia akan melamar gadis itu untuknya. Langkahan kakiku tiba-tiba berhenti. Detak jantungku tiba-tiba terhenti. Napasku tiba-tiba sangatlah sesak. Sekarang aku mengerti, mengapa dia waktu itu pergi meninggalkanku. Ternyata dia sudah memiliki seorang wanita. Aku yang salah. Aku salah, mengapa aku menyukai orang dengan mudahnya. Sampai-sampai aku lupa akan diriku sendiri. Sekarang lihatlah, dia tertawa bahagia dengan gadis itu. Dan aku? Aku disini menangis melihat mereka tertawa..

Sampai saat ini aku masih saja melihat bayangan Bagas ketika aku memakan mie ayam. Bayangan Bagas sangatlah menghantuiku. Aku semakin cinta dengannya. Tetapi dia tidaklah mencintaiku. Dia mencintai gadis lain dan dia juga telah hidup bahagia dengan gadis itu. Tetapi aku disini masih saja mengaharapkan dan memikirkan dia. Bayang-bayangnya sungguh membuatku lelah. Tidak bisa dipungkiri lagi, aku sangat-sangat menyukainya....

Love Bagas :*